Posted in beautiful, korean translation, poem

Airplane


Sekejap tampak langkahmu tersendat dibalik ruang kaca yang bisa saja kuhancurkan karena telah menjadi penghalang bagiku untuk hanya memeluk punggungmu.

Sejenak aku berharap tubuhmu akan berbalik walau hanya sedetik membaca mataku yang berlinang, disana masih tersirat aku ingin kau tetap tinggal.

Hingga kau menghilang di lengkung ruang sesak aku hanya menundukkan kepala dan dengan lemah berbalik pergi dari tempat luas yang penuh dengan perpisahan.

Dan pesawat itu tetap mengudara.

Tak bisakah kau berhenti sejenak, karena angin terlalu kencang, hujan pun turun deras. Masih banyak waktu yang tersisa, masih ada hari esok. Atau bawa serta saja diriku yang begitu kehilangan ini.

Sehari saja, atau satu jam saja, ataupun hanya satu menit. Satu kata saja kau berikan padaku. Wahai pesawat berhentilah sejenak.

~dHie – 23 Februari 2016~

Inspired by iKON’s track: Airplane written by B.I

Author:

From individual become social person. Taking a chance even in a really uncomfortable situation.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s