Posted in poem

The Autumn Wind


Dengarkanlah wahai jiwa yang berteduh di bawah pohon di musim gugur…

Sesaat lagi kau terpaku di dalamnya, akan mulai membeku saat-saat kau sendiri

Keheningan di ufuk barat itu memang kau kagumi

Karena hangatnya terasa seperti pelukan ibumu.

Aku tahu rasanya bermandikan dedaunan

Dimana kau dipeluk angin yang mengeringkan rambutmu

Dimana setiap hembusnya telah kusemai kata-kata “aku cinta padamu”

Lalu bersama melodi itu… melodi tanpa nada dari hangat senyummu

Mulai menggugurkan daun diatas kepalamu

Dedaunan itu mungkin menyebar cinta untukmu

Mungkin bukan dariku…

Biarlah angin membawa cintaku padamu

Agar kau hanya merasanya dan bukan menggenggamnya

Aku mencintaimu,, hanya itu

Namun aku tak bisa bersamamu… itu saja!

September 24, 2008

Author:

From individual become social person. Taking a chance even in a really uncomfortable situation.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s