Posted in poem

Shizuku


Shizuku

Pelan-pelan  tetesan luka menyebar

Di setiap ujung daun bunga mawar

Sayup-sayup suara gitar bergetar

Merdu diantara tiap debar

Tetesan yang meliuk di tiap remang cahaya

Bagai campuran darah dan embun

Tersentuh  ujung jarimu

Di tempat dimana bunga-bunga tumbuh bersama awan.

Sayangnya setiap bagian tubuhmu menyimpan luka bagai rahasia

Melayukan apa yang masih jadi kuncup dengan sentuhanmu

Kini hanya petikan gitarmu yang terdengar

Masih dalam sepi ruang misteri.

August 25, 2007

20.59

Author:

From individual become social person. Taking a chance even in a really uncomfortable situation.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s